

Bermain di Stadion Aarhus, Spanyol yang diunggulkan malah terlambat panas. Swiss yang mencapai babak final untuk pertama kali, mendapatkan peluang pertama melalui Xherdan Shaqiri pada menit ke-28. Pemain paling menonjol di tim Swiss junior ini melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Tapi, kiper Spanyol, David de Gea, cukup sigap mementahkan sepakan gelandang FC Basel ini.
Lalu, La Rojita, julukan tim Spanyol U-21 yang diperkuat pemain-pemain ternama, mulai menemukan ritme permainan mereka. Kombinasi antara Thiago Alcantara, Adrian Lopez, dan Juan Mata mulai merepotkan barisan pertahanan Swiss. Kiper Swiss, Yann Sommers, harus jatuh-bangun mengamankan gawang. Puncak serangan Spanyol terjadi pada menit ke-41. Tandukan Herrera, yang memanfaatkan umpan Didac Vila, berbuah gol.
Memasuki babak kedua, Swiss menaikkan tempo permainan untuk menyamakan kedudukan. Dimotori oleh Admir Mehmedi, Innocent Imeghara, dan Shaqiri, serangan muda Negeri Arloji ini hampir membuahkan gol pada menit ke-58. Tapi, lagi-lagi De Gea yang membuat Manchester United kepincut memboyongnya, menunjukkan kelasnya sebagai kiper dalam mengamankan gawang Spanyol.
Meskipun Spanyol sering membahayakan pertahanan anak asuhan Pierluigi Tami ini, Swiss tidak menurunkan tempo serangan. Tendangan bebas Shaqiri pada menit ke-79 hampir saja berbuah gol setelah bola dimanfaatkan Timm Klose. Tapi, bola hasil sepakan Klose masih menyamping ke sisi luar gawang. Padahal, De Gea terlambat mengantisipasi arah bola itu.
Spanyol yang bernafsu menambah keunggulan, akhirnya memetik gol kedua lewat tendangan bebas Alcantara dari luar kotak penalti pada menit ke-81. Tertinggal dua gol membuat Swiss semakin kesulitan karena pertandingan hanya tersisa sembilan menit. "Kami layak memenangi partai final ini," kata Luis Milla, pelatih Spanyol U-21.
Kesuksesan Spanyol makin lengkap karena Adrian Lopez keluar sebagai pencetak gol terbanyak dengan lima gol. Striker Deportivo La Coruna ini berhak atas Sepatu Emas, simbol pemain yang paling produktif mencetak gol. "Secara pribadi saya senang, apalagi tim kami menjadi yang terbaik," kata Lopez. Jumlah gol Lopez masih di bawah pemain Swedia, Marcus Berg, top scorer Euro U-21 dua tahun lalu.
Admir Mehmedi, peraih Sepatu Perak, sebagai pencetak gol terbanyak kedua, mengatakan bisa menerima kekalahan ini. "Kami bermain bagus dan bangga mencapai final," katanya. Berdasarkan statistik Soccernet, penguasaan bola Spanyol 51 persen dan Swiss 49 persen. "Kami pikir itu seimbang," katanya.
Menurut Mehmedi, prestasi Swiss mencapai final ini menjadi modal bagus untuk berlaga di Olimpiade London 2012. "Meski kalah di final, kami berhak berlaga di Olimpiade," katanya.
Bola.net - Kiper sekaligus kapten Real Madrid,Iker Casillas, mengaku tak sabar memulai musim kompetisi 2011-12 mendatang dengan target meraih gelar juara.
Penampilannya bersama Atletico Madrid musim ini tak pelak melahirkan sanjungan dari sejumlah insan sepakbola, tak terkecuali Portero utama Spanyol, Iker Casillas. Bahkan kiper yang kerap dijuluki Santo Iker ini memprediksikan De Gea akan menggeser posisinya di timnas Spanyol tak lama lagi.
Tengok saja catatan bagusnya musim ini. Dari 38 kali tampil sebagai starter, De Gea mencatat 11 kali clean sheets, alias tak kebobolan, sebuah prestasi yang patut dibanggakan bagi seorang penjaga mistar yang baru menginjak usia 20 tahun.
“Kelak, De Gea akan jadi yang terbaik di dunia dalam beberapa tahun ke depan. Dia memiliki segalanya – skill, kekuatan dan gerakannya. Tak ada yang tak mampu dia lakukan di masa mendatang,” sanjungnya sebagaimana dilansir Thebusbyway.com, Selasa (14/6/2011).
“Tak lama lagi, dia (De Gea) akan dapat pertarungkan posisi saya. Dia kiper yang luar biasa. Kami harus terus memperhatikannya karena dia memiliki masa depan yang cerah. Dia baru berusia 20 tahun. Saya harap dia berbuat hal-hal hebat bagi klub dan tim nasional,” tutup Casillas.
(hmr)
FROM DETIKSPORT
Madrid - Bagi Iker Casillas, Cristiano Ronaldo adalah rekan tim yang menguntungkan karena performa luar biasanya. Tapi Ronaldo juga terkadang jadi 'musuh' untuk Casillas. Maksudnya?
Datang dari Manchester United pada tahun 2009, Ronaldo menjadi mesin gol Madrid dalam dua musim terakhir. Dia sangat produktif dengan sumbangan 86 gol dalam 89 laga di semua kompetisi.
Meski baru menyumbang satu trofi Copa del Rey, tapi setidaknya raihan gol tersebut sudah cukup membalas harga mahal yang harus diberikan Madrid kepada MU untuk menebusnya.
Inilah yang membuat Casillas menilai Ronaldo adalah rekan tim yang sangat membantu Madrid meraih banyak kemenangan musim lalu. Dicatat Opta, CR7 mencetak gol setiap 72,5 menit, lebih tinggi dibanding seluruh pemain lain di lima liga di Eropa.
Tapi kapten Los Merengues itu menganggap Ronaldo adalah 'musuh' di mana pemain internasional Portugal itu selalu berdebat dalam segala hal dengan dirinya, yang tentunya untuk kebaikan tim.
"Kami adalah teman dan juga rekan. Rekan dan juga seorang sehabat. Namun dia juga adalah seorang musuh karena kami sering berdebat," aku Casillas kepada ESPN.
Meski begitu Casillas tetap memuji tinggi pencapaian fantastis Ronaldo yang mampu menorehkan rekor topskorer La Liga dengan 40 gol, melampaui rekor legenda Madrid, Hugo Sanchez dengan 38 gol.
"Saya tidak pernah bermain dengan Hugo dan tidak banyak melihat permainannya."
"Saya akan bilang sesuai dengan yang saya lihat dan itu Ronaldo. Bukan kebetulan dia bisa mencetak 40 gol dalam semusim. Dan dia seudah melakukannya sebelumnya jadi memang ia pemain yang hebat," tutupnya.
( mrp / a2s )
![]() |
| kayak pasukan kuning yaa ? (?) |
Bola.net - Playmaker Real Madrid, Kaka sekali lagi menegaskan niatannya untuk tetap bertahan di skuad Los Blancos dan membayar kepercayaan yang sudah diberikan pelatih Jose Mourinhopadanya.
LIEGE,(GM)-
Italia tumbang 0-2 dari Irlandia dalam partai uji coba yang berlangsung Rabu (8/6) dini hari WIB, di Stade de Sclessin, Liege, Belgia. Pertandingan ini berlangsung di bawah guyuran hujan.
Pelatih Italia, Cesare Prandelli melakukan sejumlah perubahan dibanding dengan skuadnya saat mengalahkan Estonia 3-0 di kualifikasi Euro 2012, Jumat lalu. Riccardo Montolivo dipasang sebagai trequartista untuk menopang duet penyerang Giampaolo Pazzini dan Giuseppe Rossi. Perubahan juga terjadi di barisan belakang.
Di kubu Irlandia, pelatih Giovanni Trapattoni juga menurunkan sembilan nama yang tak tampil dalam laga sebelumnya, yakni melawan Makedonia. Italia tampil menekan, namun justru Irlandia yang berhasil unggul lebih dulu. Tendangan bebas Stephen Hunt berhasil dimaksimalkan Keith Andrews, untuk menjebol gawang yang dijaga Emiliano Viviano.
Di babak kedua, Italia memiliki banyak peluang namun gagal dimaksimalkan karena penyelesaian akhir yang buruk. Di menit terakhir pertandingan, Irlandia memantapkan kemenangan melalui gol Simon Cox. Gol ini berawal dari Stephen Hunt yang berhasil memanfaatkan kegagalan Alessandro Gamberini menjangkau bola. Kemudian Hunt melepas umpan yang melewati Giorgio Chiellini dan berhasil dimaksimalkan Cox.
Spanyol tekuk Venezuela
Spanyol sukses mengatasi Venezuela pada laga persahabatan dengan skor 3-0. Kemenangan ini membuat Vicente Del Bosque mengukir rekor baru dalam sejarah timnas "Matador".
Ini adalah friendly kedua "La Furia Roja" di Benua Amerika, setelah akhir pekan lalu mereka menang 4-0 atas Amerika Serikat. Duel melawan Venezuela dihelat di Estadio Gen Jose Anzoategui, Rabu (8/6) dini hari WIB.
Lima menit laga berjalan, Spanyol sudah unggul berkat eksekusi tendangan bebas David Villa yang tak mampu dihadang kiper Venezuela, Raymond Vega. Pada menit 20, Pedro Rodriguez menambah keunggulan Spanyol. Umpan satu dua dengan Villa dituntaskan Pedro dengan sebuah sepakan mendatar, yang mengenai kaki pemain lawan, sebelum masuk ke tiang jauh gawang tuan rumah.
Spanyol dan Venezuela saling bertukar serangan, di mana beberapa kali tuan rumah mengancam gawang Victro Valdes. Sementara sepakan keras Villa masih bisa terhadang Vega. Di pengujung babak pertama, free kick Xabi Alonso yang menjabat kapten pada laga itu, menjebol gawang Vega dari jarak 25 yard, dan Spanyol menutup fase ini dengan unggul 3-0.
Hasil ini terasa spesial bagi Del Bosque karena ia berhasil masuk buku rekor sebagai etrenador Spanyol dengan jumlah kemenangan terbanyak yakni 39 laga. Mengungguli rekor Luis Aragones dengan 38 kemenangan, selama memegang tim dari 2004 hingga 2008. Sejak menangani Iker Casillas dkk., Juli 2008, Del Bosque sudah menjalani 44 laga dengan satu kali imbang dan empat kekalahan. (dtc/B.110/B.82)**
BOLA NET
1. David Beckham (LA Galaxy)
2. Gianluigi Buffon (Juventus)
3. Xavi Hernandez (Barcelona)
4. Carles Puyol (Barcelona)
5. Samuel Eto'o (Inter Milan)
6. Ryan Giggs (Manchester United)
7. Raul Gonzalez (Schalke)
8. Javier Zanetti (Inter Milan)
9. Iker Casillas (Real Madrid)
10. Didier Drogba (Chelsea)
2003 Roberto Baggio
2004 Pavel Nedved
2005 Andrei Shevchenko
2006 Ronaldo Luiz Nazario de Lima
2007 Alessandro del Piero
2008 Roberto Carlos
2009 Ronaldinho
2010 Francesco Totti
















