RSS

Sukses Real Madrid melumat Getafe 4-0 di Santiago Bernabeu tidak semata menceritakan kehebatan Cristiano Ronaldo dalam urusan menjebol gawang lawan.Derby ibu kota itu juga memunculkan cerita debut sukses tiga orang. 


Mejias .. keren sih .. tapi kerenan papa :)
si kecil Jose Mario Mourinho ..

Mereka adalah Marcelo sebagai kapten,Tomas Mejias (kiper),dan Jose Mario Mourinho (ball boy). Semua pendukung Madrid tentu saja telah mengenal Marcelo.Sebagai bek kiri, pria Brasil itu selalu menjadi pilihan utama nakhoda-nakhoda Los Blancos. Namun, khusus laga kontra Los Azulones,Marcelo mendapat kehormatan menjadi pemimpin tim menggantikan Iker Casillas yang diistirahatkan.

Posisi kapten tim Madrid diemban Marcelo untuk pertama kali sejak bergabung ke Valdebebas pada Januari 2007. ”Tentu saja bangga diberi kesempatan menjadi kapten tim.Saya tidak menduga sebelumnya.Namun, yang paling penting kami berhasil melewati pertandingan dengan kemenangan.Kini,kami harus fokus menjalani pertandingan sisa.Kami akan berjuang hingga akhir.Itu bukan tugas saya seorang,melainkan menjadi kewajiban setiap pemain Madrid,”ujar Marcelo kepada AS.

Absennya Casillas ternyata tidak hanya membawa berkah bagi Marcelo. Keputusan Jose Mourinho memarkir Sant Iker membuat Mejias dan Antonio Adan bergantian menempati posisi palang pintu.Bagi Adan,tampil menggantikan Casillas adalah hal bisa. Namun,untuk Mejias,mengenakan sarung tangan di Estadio Bernabeu adalah kesempatan langka.Sebab, selama ini Mejias adalah kiper Madrid Castilla alias tim junior Madrid.Dia adalah produk asli pembinaan akademi sepak bola Madrid.

Mejias baru merasakan atmosfer Primera Liga setelah turun pada menit ke-84 menggantikan Adan.Meski berada di bawah mistar gawang kurang dari 10 menit,pemain berusia 22 tahun itu mampu menuai pujian.Pemilik postur 195 cm itu menjaga gawang Madrid dengan melakukan beberapa penyelamatan.Dia juga tampil tenang dan tidak panik saat para punggawa Getafe mencoba melancarkan serangan-serangan sporadis.

”Saya sangat terkejut ketika diminta melakukan pemanasan.Itu terjadi begitu cepat.Saat itu saya sedang pemanasan.Lalu,tanpa disadari,saya berada di lapangan.Itu momen terindah dan akan saya kenang selamanya.Saya yakin orang tua,kakek,dan kerabat dekat saya akan ikut bahagia,”ujar Mejias,seusai laga,kepada Marca. Selain Marcelo dan Mejias,satu sosok lagi yang melakoni debut adalah Mario Mourinho.Mario adalah putra Mourinho yang sedang dibina di akademi sepak bola Madrid.

Malam itu (dini hari kemarin),dia mendapat kesempatan berada di pinggir lapangan sebagai anak gawang (ball boy). Itu adalah kesempatan pertama Mourinho junior berada di Estadio Bernabeu bukan sebagai penonton yang melihat kiprah sang ayah. Mario saat ini tergabung di tim Juvenil (remaja) yang bermain untuk klub satelit Madrid, Canillas.

Di tim yang juga dihuni anak Zinedine Zidane (Enzo) itu,Mario berposisi penjaga gawang.Dengan talenta yang dimiliki dan darah sepak bola yang mengalir kental dari sang ayah,Mario diprediksi akan menjadi salah satu kiper berbakat Madrid di masa depan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar